Author: bogota

  • Jaga Kamtibmas Selama Ramadhan, Kapolda Jabar Keluarkan Maklumat Larangan Aktivitas Berbahaya

    Kota Bogor- Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan mengeluarkan maklumat kepada seluruh masyarakat di wilayah Jawa Barat. Maklumat tersebut berisi sejumlah larangan yang bertujuan untuk menciptakan suasana Ramadhan yang aman, nyaman dan kondusif.

    Dalam maklumat tersebut ditegaskan bahwa masyarakat dilarang keras menyalakan petasan atau kembang api serta membawa senjata tajam yang dapat membahayakan keselamatan orang lain dan berpotensi memicu kebakaran.

    Larangan ini diberlakukan guna mencegah gangguan keamanan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat selama menjalankan ibadah di bulan suci.

    Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan kegiatan sahur on the road maupun buka puasa di jalan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Aktivitas tersebut dikhawatirkan dapat memicu keributan hingga berujung pada perkelahian dan aksi tawuran.

    Kapolda Jabar juga menegaskan larangan keras terhadap kegiatan balap liar, konvoi kendaraan, serta aksi kebut- kebutan di jalan raya. Aktivitas tersebut dinilai sangat membahayakan pengguna jalan lainnya serta berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

    Dalam maklumatnya, Kapolda Jabar menegaskan bahwa pihak kepolisian akan memberikan sanksi tegas kepada siapa pun yang memfasilitasi maupun melakukan pelanggaran terhadap aturan tersebut. Penindakan hukum akan dilakukan demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama Ramadhan.

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan menyampaikan bahwa maklumat ini dikeluarkan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah di bulan suci.
    “Melalui maklumat ini kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan Ramadhan. Hindari kegiatan yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat maupun membahayakan keselamatan orang lain. Kami akan menindak tegas setiap pelanggaran demi menjaga kesucian dan kedamaian bulan Ramadhan di wilayah Jawa Barat,” ujarnya, selasa (10/3/2026)

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa dengan adanya maklumat tersebut,
    diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat turut berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif sepanjang bulan Ramadhan.

  • Polda Jabar Siapkan Berbagai Langkah Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2026

    Kota Bogor-Polda Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik guna menghindari kepadatan lalu lintas di jalur utama mudik.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan serta rekayasa lalu lintas untuk memastikan arus balik berjalan aman dan lancar.

    “Keberhasilan pelaksanaan operasi ditentukan oleh tiga kunci utama, yaitu sistem pengaturan dan pengamanan yang efektif, kesiapan serta profesionalisme personel, dan dukungan sarana prasarana yang memadai,” ujarnya, Selasa (10/3/2026)

    Berdasarkan data Polda Jabar, jumlah kendaraan yang keluar dari wilayah Jawa Barat selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026 diperkirakan mencapai 3.540.379 kendaraan, meningkat sekitar 2,1 persen dibandingkan periode Lebaran 2025.

    Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus balik, Polda Jabar menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dan contra flow di beberapa ruas tol strategis, termasuk Tol Jakarta– Cikampek dan Tol Jakarta–Bogor–Ciawi. Rekayasa tersebut akan diterapkan secara situasional berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan.

    Selain itu, Polda Jabar juga menyiapkan 332 pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu yang tersebar di jalur tol, jalur arteri, kawasan wisata, serta pusat transportasi umum untuk membantu pemudik yang kembali ke kota.

    Kabid Humas Polda Jabar menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus balik Lebaran tahun ini.

    “Pastikan pengamanan dan pelayanan pada sarana transportasi, jalur mudik, serta objek wisata dilakukan dengan baik dan humanis agar masyarakat dapat kembali dari mudik dengan aman dan nyaman,” katanya.

    Polda Jabar juga mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi lalu lintas resmi, memastikan kondisi kendaraan prima, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat demi keselamatan perjalanan.

  • PoldaPolda Jabar Matangkan Kesiapan Ops Ketupat Lodaya 2026, Kapolda: Operasi Pelayanan Negara untuk Masyarakat Jabar Matangkan Kesiapan Ops Ketupat Lodaya 2026, Kapolda: Operasi Pelayanan Negara untuk Masyarakat

    Kota Bogor-Polda Jawa Barat mematangkan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 guna mengamankan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Operasi kepolisian terpusat tersebut akan digelar selama 13 hari dengan melibatkan puluhan ribu personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait.

    Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan mengatakan bahwa Operasi Ketupat bukan sekadar pengamanan arus mudik, tetapi juga bagian dari pelayanan negara kepada masyarakat selama bulan Ramadan hingga setelah Idul Fitri.

    “Ops Ketupat bukan hanya operasi kepolisian, tetapi operasi pelayanan negara secara terpadu. Tujuannya memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Rudi dalam rapat koordinasi lintas sektoral kesiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026., Selasa (10/3/2026)

    Dalam operasi tersebut, Polda Jabar mengerahkan total 26.692 personel, terdiri dari 15.097 personel Polri, serta 11.595 personel TNI dan instansi terkait yang akan disebar di berbagai wilayah Jawa Barat.

    Selain itu, aparat juga menyiapkan 332 pos pengamanan dan pelayanan yang terdiri dari 227 Pos Pengamanan, 79 Pos Pelayanan, dan 26 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut akan difungsikan sebagai pusat informasi, pengamanan kawasan keramaian, serta pengaturan lalu lintas selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

    Kapolda Jabar menegaskan bahwa pendekatan operasi tahun ini tidak hanya berfokus pada pengaturan arus kendaraan, tetapi juga manajemen risiko dan pelayanan kepada masyarakat.

    “Pengamanan tidak hanya pada orang yang bergerak, tetapi juga pada rumah dan harta benda yang ditinggalkan saat mudik. Karena itu patroli di kawasan permukiman juga akan diperkuat,” katanya.

    Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, Jawa Barat diperkirakan menjadi provinsi asal pergerakan pemudik terbesar secara nasional, dengan potensi mobilitas mencapai sekitar 30,97 juta orang.

    Karena itu, pengamanan akan difokuskan pada sejumlah titik mobilitas tinggi seperti rest area, terminal, stasiun, bandara, jalur tol, serta jalur arteri utama yang menjadi jalur pergerakan masyarakat selama periode mudik dan arus balik.

    Kapolda Jabar menambahkan, keberhasilan Operasi Ketupat tidak hanya diukur dari kelancaran lalu lintas, tetapi juga dari kecepatan pelayanan kepada masyarakat.

    “Keberhasilan operasi bukan hanya terlihat di jalan, tetapi juga terasa ketika masyarakat membutuhkan bantuan dan dilayani dengan cepat oleh petugas,” ujar Rudi.

    Melalui kesiapan personel, pos pengamanan, serta sinergi lintas sektor, Polda Jabar berharap rangkaian perayaan Idul Fitri di wilayah Jawa Barat dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

  • Kapolda Jabar Pimpin Rakor Linsek Operasi Ketupat Lodaya 2026, Siapkan 26.692 Personel Amankan Mudik Lebaran

    Kota Bogor-Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) dalam rangka kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026 di lingkungan Kepolisian Daerah Jawa Barat.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jabar menegaskan bahwa sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait menjadi kunci utama dalam memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.

    Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan menyampaikan bahwa operasi pengamanan Lebaran tahun 2026 akan melibatkan 26.692 personel gabungan yang terdiri dari personel Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya.

    “Melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026, kami menyiapkan personel gabungan yang akan ditempatkan di berbagai titik strategis untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran,” ujar Kapolda Jabar, Selasa (10/3/2026)

    Ia menjelaskan, Polda Jabar juga akan mendirikan 332 pos pengamanan, yang terdiri dari 227 Pos Pengamanan (Pos Pam), 79 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 26 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut akan ditempatkan di jalur tol, jalur arteri, pusat transportasi, tempat ibadah, serta objek wisata yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas selama libur Lebaran.

    Selain itu, Polda Jabar juga menyiapkan berbagai strategi pengamanan, termasuk rekayasa lalu lintas seperti one way, contra flow, serta pengaturan rest area untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di jalur utama mudik.

    Berdasarkan prediksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 13 Maret 2026 dan 17 Maret 2026, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24 Maret 2026 dan 28 Maret 2026.

    Kapolda Jabar menambahkan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga mencakup pengamanan objek wisata, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, serta antisipasi gangguan kamtibmas selama periode libur Lebaran.

    “Kami mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, mematuhi aturan lalu lintas, serta memanfaatkan layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan. Harapannya, mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, lancar, dan membawa kebahagiaan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya

    Operasi Ketupat Lodaya 2026 sendiri akan dilaksanakan mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026 dengan mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

  • Bhabinkamtibmas Marga Jaya Laksanakan Sambang Door to Door, Sampaikan Himbauan Kamtibmas Kepada Warga

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Kelurahan Marga Jaya Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan sambang kepada warga binaannya dengan metode door to door guna memberikan himbauan kamtibmas serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

    Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif melalui pendekatan langsung kepada masyarakat di wilayah binaan.

    Hal tersebut sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., agar anggota Polri terus melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    “Bhabinkamtibmas melakukan sambang sekaligus memberikan himbauan kamtibmas untuk terciptanya situasi yang aman dan damai di masyarakat,” ujar Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., Selasa (10/3/2026).

    Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sambang secara langsung ke rumah warga merupakan salah satu sarana yang efektif untuk mengetahui kondisi dan permasalahan yang ada di tengah masyarakat.

    “Selain dapat lebih mengetahui permasalahan yang ada di masyarakat secara langsung, sambang juga merupakan salah satu sarana untuk mengedukasi masyarakat,” sambungnya.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah RW 06 Kelurahan Marga Jaya, Bogor Barat, Kota Bogor. Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas Marga Jaya Aiptu Selamet Riyadi menyambangi salah satu warga binaannya, Bapak Uci, untuk berdialog serta memberikan himbauan kamtibmas, motivasi, dan edukasi.

    Selain mendengarkan berbagai aspirasi dan curahan hati warga, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

    Pada kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan kepada warga apabila mengetahui adanya tindak pidana ataupun memiliki keluhan terkait situasi kamtibmas, agar segera melaporkannya melalui WhatsApp Hotline pengaduan Kapolresta Bogor Kota di nomor 0858-8911-0110 yang aktif melayani laporan masyarakat selama 1×24 jam.

    Melalui kegiatan sambang dengan metode door to door ini diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kota Bogor.

  • Bhabinkamtibmas Pasir Mulya Sambangi Petugas Parkir Puskesmas, Sisipkan Himbauan Kamtibmas

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasir Mulya Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan sambang kepada petugas parkir di lingkungan Puskesmas Pasir Mulya, sekaligus memberikan pembinaan, motivasi serta edukasi kamtibmas guna meningkatkan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.

    Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan langsung kepada warga di wilayah binaan.

    Hal tersebut sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., agar anggota Polri secara rutin melaksanakan kegiatan sambang kepada masyarakat untuk menyebarkan rasa aman dan nyaman serta memberikan pembinaan dan edukasi.

    “Bhabinkamtibmas memang sudah rutin melakukan sambang sekaligus memberikan pembinaan terhadap warga di daerah tempatnya bertugas,” ujar Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., Selasa (10/3/2026).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di area parkir Puskesmas yang berada di wilayah RW 07 Kelurahan Pasir Mulya, Bogor Barat, Kota Bogor. Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas Pasir Mulya Aiptu Sodikun menyambangi petugas parkir dan memberikan berbagai himbauan serta edukasi terkait keamanan kendaraan.

    Bhabinkamtibmas mengingatkan agar kendaraan yang diparkirkan disusun secara rapi dan teratur untuk memudahkan pengawasan serta menjaga ketertiban area parkir. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk selalu menggunakan kunci ganda pada kendaraan dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan guna mencegah terjadinya tindak kejahatan.

    Melalui kegiatan sambang ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Bogor.

  • Bhabinkamtibmas Pasir Kuda Sambangi Karyawan SPBU, Berikan Himbauan Kamtibmas, Motivasi dan Edukasi

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasir Kuda Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan sambang kepada karyawan SPBU di wilayah binaannya sekaligus memberikan himbauan kamtibmas, motivasi serta edukasi guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

    Kegiatan sambang ini merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, sekaligus untuk mempererat komunikasi antara aparat kepolisian dengan warga di lingkungan wilayah binaannya.

    Hal tersebut sesuai dengan arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., agar seluruh anggota Polri senantiasa hadir di tengah masyarakat dan melakukan sambang kepada seluruh lapisan masyarakat.

    “Dengan melakukan sambang, maka akan lebih mengetahui permasalahan yang ada dan akan lebih cepat untuk dicarikan solusi jalan keluar yang terbaiknya,” ujar Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., Selasa (10/3/2026).

    Kegiatan sambang tersebut dilaksanakan di SPBU yang berlokasi di Jalan Raya Ciomas RW 05, Kelurahan Pasir Kuda, Bogor Barat, Kota Bogor.

    Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas Pasir Kuda Aipda Wawan Kurniawan menyambangi Bapak Agus selaku karyawan SPBU untuk berdialog dan mendengarkan secara langsung berbagai curahan hati maupun informasi yang berkembang di lingkungan sekitar.

    Selain itu, Bhabinkamtibmas juga memberikan himbauan kamtibmas, motivasi, serta edukasi agar selalu meningkatkan kewaspadaan di lingkungan kerja serta turut berperan aktif dalam menjaga keamanan di wilayah sekitar.

    Pada kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan kepada masyarakat apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun memiliki keluhan terkait situasi kamtibmas, agar segera melaporkannya melalui WhatsApp Hotline pengaduan Kapolresta Bogor Kota di nomor 0858-8911-0110 yang aktif melayani laporan masyarakat selama 1×24 jam.

    Melalui kegiatan sambang ini diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat sehingga setiap potensi gangguan kamtibmas dapat segera diketahui dan ditangani secara cepat serta tepat.

  • Sinergitas Bhabinkamtibmas Cilendek Barat Bersama Babinsa dan Pengurus Wilayah Berikan Himbauan Kamtibmas Kepada Warga

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilendek Barat Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat bersinergi bersama Babinsa serta pengurus kewilayahan melaksanakan kegiatan sambang kepada warga binaannya sekaligus memberikan himbauan kamtibmas guna menjaga situasi lingkungan yang aman dan kondusif.

    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam meningkatkan kedekatan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal.

    Hal ini juga sejalan dengan arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., agar anggota Polri senantiasa hadir di tengah masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

    “Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman pentingnya menjaga ketertiban di lingkungan tempat tinggal untuk menjaga harkamtibmas yang kondusif, serta menghindari hal-hal yang tidak baik seperti tawuran, bullying, perundungan, miras dan narkoba,” ujar Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., Selasa (10/3/2026).

    Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 9 Maret 2026 mulai pukul 21.30 WIB, bertempat di Posyandu Flamboyan 2, Gang Nasedin RW 02, Kelurahan Cilendek Barat, Kota Bogor.

    Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Cilendek Barat Aipda Fajar Abdullah bersama Babinsa serta Ketua RW 02 dan para Ketua RT setempat berkumpul bersama warga untuk memberikan himbauan kamtibmas serta mengajak masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggalnya.

    Selain itu, pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas juga menyampaikan kepada warga apabila mengetahui adanya tindak pidana ataupun memiliki keluhan terkait situasi kamtibmas di wilayahnya, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui WhatsApp Hotline pengaduan Kapolresta Bogor Kota di nomor 0858-8911-0110 yang aktif melayani laporan masyarakat selama 1×24 jam.

    Dengan adanya kegiatan ini diharapkan sinergitas antara Polri, TNI, pengurus kewilayahan, serta masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kota Bogor.

  • Berburu Pahala di Bulan Suci, Kapolsek Bogor Barat Pimpin Anggota Laksanakan Bakti Sosial Pemeliharaan dan Pengecatan Jembatan

    KOTA BOGOR – Dalam semangat berburu pahala di bulan suci Ramadan, Kapolsek Bogor Barat jajaran Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat memimpin langsung kegiatan bakti sosial berupa pemeliharaan serta pengecatan ulang jembatan yang berada di wilayah Bogor Barat.

    Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum yang digunakan masyarakat setiap hari. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat melalui aksi sosial yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

    Kegiatan ini dilaksanakan sesuai arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., agar seluruh anggota Polri senantiasa melakukan kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama di momentum bulan suci Ramadan.

    “Hal ini untuk memberikan bentuk pelayanan prima yang nyata di tengah masyarakat, dan yang lebih penting jadikan tugas sebagai ladang ibadah dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., Selasa (10/3/2026).

    Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan pada Senin, 9 Maret 2026 mulai pukul 09.00 WIB dengan lokasi di Jembatan Jalan Dr. Semeru serta Jembatan TB. M. Falak, Kota Bogor.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Bogor Barat memimpin langsung anggota Polsek Bogor Barat bersama anggota Dalmas Polresta Bogor Kota melakukan berbagai kegiatan, di antaranya membersihkan rumput liar di sekitar jembatan, mengumpulkan sampah, membersihkan saluran air, serta melakukan pengecatan ulang jembatan agar terlihat lebih bersih, rapi, dan indah.

    Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperindah fasilitas umum, tetapi juga untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

    “Kegiatan bersih-bersih semacam ini bersama kita laksanakan untuk menanamkan kepada diri sendiri tentang pentingnya menjaga kebersihan, baik kebersihan pribadi maupun kebersihan lingkungan,” pungkas Kapolsek Bogor Barat.

    Melalui kegiatan bakti sosial ini, diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman di wilayah Kota Bogor.

  • Wakapolda Jabar Hadiri Peresmian Jembatan Merah Putih di Sungai Kriyan

    Wakapolda Jabar Hadiri Peresmian Jembatan Merah Putih di Sungai Kriyan

    Peresmian Jembatan Merah Putih yang membentang di atas Sungai Kriyan di wilayah RT 03 RW 06 Kelurahan Jagasatru Kecamatan Pekalipan Kota Cirebon dihadiri langsung oleh Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M. bersama Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. dalam rangkaian kunjungan kerja yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB hingga pukul 17.25 WIB, Senin (09/03/2026). Kehadiran pimpinan Polri tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

    Jembatan Merah Putih yang melintasi Sungai Kriyan tersebut menjadi penghubung antara wilayah Kelurahan Pegajahan Kecamatan Pekalipan dengan kawasan Kriyan Barat Kelurahan Pegambiran Kecamatan Lemahwungkuk. Infrastruktur berupa jembatan gantung ini kini dimanfaatkan masyarakat sebagai jalur penghubung penting untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

    Keberadaan Jembatan Merah Putih memberikan kemudahan akses bagi masyarakat di dua wilayah tersebut karena sebelumnya warga harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk melintasi Sungai Kriyan, sementara kini masyarakat memiliki jalur yang lebih dekat untuk beraktivitas.

    Peresmian jembatan tersebut dipimpin oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E. yang hadir bersama Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M. serta Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. Kehadiran para pimpinan tersebut menunjukkan sinergi antara TNI, Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan fasilitas yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

    Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han, Wali Kota Cirebon Effendi Edo, S.AP., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon Alamsyah, S.H., M.H., serta Ketua DPRD Kota Cirebon Andri Sulistio, S.E. yang turut menyaksikan peresmian jembatan tersebut.

    Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M. juga melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi Jembatan Merah Putih setelah proses peresmian dilaksanakan guna melihat secara langsung fungsi jembatan yang kini dimanfaatkan masyarakat sebagai jalur penghubung antarwilayah.

    Jembatan gantung yang melintasi Sungai Kriyan tersebut memiliki peranan penting bagi masyarakat sekitar, terutama bagi warga yang setiap hari melintasi kawasan tersebut untuk bekerja maupun menjalankan aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.

    Selain dimanfaatkan oleh masyarakat yang bekerja di berbagai sektor, jembatan tersebut juga menjadi jalur yang digunakan para pelajar yang berangkat menuju sekolah di wilayah sekitar Sungai Kriyan sehingga mobilitas mereka menjadi lebih mudah dibandingkan sebelumnya.

    Kapolres mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga fasilitas umum yang telah dibangun untuk kepentingan masyarakat luas termasuk Jembatan Merah Putih yang kini menjadi akses penting bagi warga serta mengajak masyarakat untuk terus menjaga lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan bersama.