Blog

  • Kapolda Jabar Tinjau Rest Area KM 164 Tol Cipali Majalengka

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H melaksanakan kegiatan peninjauan Rest Area KM 164 Tol Cipali, Kabupaten Majalengka, Sabtu (28/03/2026).

    Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan serta kelancaran arus lalu lintas selama arus balik Lebaran. Dalam peninjauan itu, Kapolda Jabar bersama rombongan mengecek langsung fasilitas rest area, pos pelayanan, serta kesiapan personel yang bertugas di lapangan.

    Kapolda Jabar menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel secara maksimal guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintas di jalur Tol Cipali yang menjadi salah satu titik krusial arus balik.

    Kapolda Jabar menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan seluruh personel agar selalu siaga, responsif, dan humanis dalam menjalankan tugas, terutama dalam membantu para pemudik yang membutuhkan bantuan.

    ‎Bandung, 28 Maret 2026

    ‎Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Kapolda Jabar Tinjau Rest Area Tol Cipali di Subang, Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Aman dan Lancar

    Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus balik Idul Fitri 1447 H/2026 M, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. melakukan pengecekan dan peninjauan langsung ke sejumlah rest area di sepanjang jalur Tol Cipali, Sabtu (28/3/2026).

    Kegiatan yang dipusatkan di Pos Pelayanan Rest Area 101 B tersebut turut didampingi oleh AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D. beserta jajaran Pejabat Utama Polda Jawa Barat dan Polres Subang. Kehadiran Kapolda Jabar ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik menuju Jakarta.

    Dalam peninjauannya, Kapolda Jabar melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi jalur Tol Cipali dari arah Jawa menuju Jakarta, termasuk kesiapan personel di lapangan, sarana prasarana di pos pelayanan, serta situasi arus lalu lintas yang melintas di kawasan tersebut.

    Selain itu, Kapolda Jabar juga memastikan bahwa seluruh pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, mulai dari fasilitas istirahat bagi pemudik, layanan kesehatan, hingga pengamanan terpadu yang melibatkan berbagai unsur terkait.

    “Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian pengamanan arus balik berjalan maksimal, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, lancar, dan nyaman,” ungkap Kapolda Jabar di sela kegiatan.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Polisi telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna menghadapi lonjakan arus balik, termasuk penguatan personel di titik-titik rawan kepadatan serta optimalisasi pos pelayanan di sepanjang jalur Tol Cipali.

    Secara keseluruhan, kegiatan pengecekan dan peninjauan ini berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Hal ini menjadi indikator bahwa kesiapan pengamanan arus balik berjalan sesuai dengan rencana.

    ‎Bandung, 28 Maret 2026

    ‎Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Kapolda Jabar Torehkan Prestasi Gemilang pada Operasi Ketupat Lodaya 2026 Turunkan Korban laka MD -89%

    BANDUNG – Prestasi luar biasa berhasil ditorehkan oleh Polda Jawa Barat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Kapolda Jabar, Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan, mengungkapkan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama musim mudik Lebaran tahun ini mengalami penurunan yang sangat signifikan. Tercatat, angka fatalitas turun tajam dari 121 jiwa pada tahun sebelumnya menjadi hanya 13 jiwa. Keberhasilan ini mencatatkan sejarah baru dalam pengamanan Lebaran di Jawa Barat, yang diraih berkat kerja keras personel di lapangan serta pengawasan ketat secara top-down yang dilakukan terus-menerus dari malam hingga dini hari.

    Keberhasilan menekan angka kecelakaan ini tidak lepas dari berbagai terobosan strategi dan inovasi yang diterapkan Polda Jabar untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat pemudik. Setidaknya terdapat lima inovasi unggulan yang diluncurkan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik. Pertama, penguatan layanan Call Center 110 melalui pemasangan spanduk masif di seluruh Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), dan titik keramaian di 23 wilayah hukum Polda Jabar. Kedua, penyediaan Hotline Mudik Polda Jabar yang menyajikan informasi real-timemengenai arus lalu lintas, akses CCTV Kota Bandung dan jalur tol, hingga lokasi posko terdekat.

    Inovasi ketiga mencakup penyediaan fasilitas pelayanan lengkap di pos-pos pengamanan, termasuk layanan penitipan kendaraan gratis di kantor polisi bagi masyarakat yang mudik tanpa kendaraan pribadi. Keempat, seluruh Polres di jajaran Polda Jabar mendirikan pos tematik yang memberikan pelayanan khusus sesuai karakteristik daerah masing-masing, ditambah dengan program mudik gratis bagi masyarakat. Strategi ini terbukti efektif dalam memberikan rasa aman dan kenyamanan lebih bagi para pemudik yang melintasi wilayah Jawa Barat.

    Salah satu inovasi yang paling dirasakan manfaatnya secara langsung oleh pengendara adalah kehadiran “Motor Senyum Polda Jabar”. Tim ini berfungsi sebagai pengurai kepadatan arus lalu lintas di jalur tol, arteri, maupun kawasan wisata. Tidak hanya mengatur jalan, tim Motor Senyum juga mengedepankan sisi humanis dengan membagikan takjil saat berbuka puasa, menyalurkan BBM bagi kendaraan yang mogok kehabisan bahan bakar, hingga mengantarkan montir bagi pemudik yang mengalami kerusakan kendaraan di tengah perjalanan.

    Dengan kombinasi pengawasan ketat dan berbagai inovasi pelayanan tersebut, pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Jawa Barat dinilai sukses besar. Kapolda Jabar menegaskan bahwa seluruh upaya ini dilakukan demi mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan humanis. Penurunan angka kecelakaan yang mencapai titik terendah dalam sejarah ini menjadi bukti nyata efektivitas koordinasi dan dedikasi seluruh jajaran kepolisian dalam melayani masyarakat selama hari raya Idulfitri 1447 H.

  • Polda Jabar Kerahkan Ribuan Personel Amankan KRYD Pasca Lebaran

    Kepolisian Daerah Jawa Barat mengerahkan ribuan personel dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

    Operasi ini dilakukan setelah berakhirnya Operasi Ketupat Lodaya 2026 dengan fokus pada pengamanan arus balik, pusat keramaian, serta objek wisata.

    Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang kerap meningkat setelah Lebaran.

    “Pelaksanaan KRYD ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk kejahatan jalanan, premanisme, hingga kemacetan di jalur arus balik dan lokasi wisata,” ujar Irjen Rudi, Sabtu (28/3/2026)

    Ia menjelaskan Jawa Barat menjadi salah satu wilayah dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, terutama pada masa arus balik dan libur Lebaran.

    Karena itu, Polisi juga melakukan patroli intensif di sejumlah titik seperti rest area, terminal, stasiun, pusat perbelanjaan, serta kawasan wisata yang diprediksi dipadati pengunjung.

    Selain itu, kepolisian juga melakukan razia selektif kendaraan, pengaturan lalu lintas, hingga rekayasa lalu lintas seperti one way dan contra flow bila terjadi kepadatan kendaraan.

    “Kami mengimbau masyarakat tetap mematuhi aturan lalu lintas dan meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan agar situasi tetap aman dan nyaman,” tuturnya.

  • Polda Jabar Gelar KRYD Pasca Operasi Ketupat Lodaya 2026, Fokus Amankan Arus Balik dan Objek Wisata

    Polda Jawa Barat menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pasca pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.

    ‎Kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari mulai 26 hingga 29 Maret 2026 di seluruh wilayah hukum Polda Jabar.

    ‎Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan KRYD dilakukan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif setelah meningkatnya mobilitas masyarakat pasca Lebaran.

    ‎”Kegiatan rutin yang ditingkatkan ini dilaksanakan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya dalam pengamanan arus balik Idulfitri, objek wisata, dan pusat keramaian,” kata Rudi dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2026)

    ‎Menurutnya, Jawa Barat merupakan wilayah strategis yang menjadi jalur utama arus balik pemudik dari Jawa Tengah menuju Jakarta dan Banten.

    ‎Data yang dihimpun hingga 25 Maret 2026 menunjukkan masih terdapat sekitar 22 persen sisa arus balik kendaraan atau sekitar 274.922 kendaraan yang berpotensi melintasi wilayah Jawa Barat.

    ‎Karena itu, Polda Jabar mengerahkan ratusan personel untuk mengantisipasi kemacetan, kecelakaan lalu lintas, serta potensi gangguan keamanan.

    ‎”Kami mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif dengan dukungan penegakan hukum agar situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

    Sementara, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa ‎dalam pelaksanaannya, KRYD difokuskan pada pengamanan jalur tol, jalur arteri, kawasan wisata, pusat perbelanjaan, serta titik rawan kriminalitas dan kemacetan

  • Ditlantas Polda Jabar Fasilitasi 1.957 Pemudik Balik Gratis, Puluhan Bus Disiapkan

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menginformasikan bahwa Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat menyediakan puluhan armada bus untuk memfasilitasi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan arus balik usai merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah. Program bertajuk Balik Mudik Gratis ini digelar selama enam hari, mulai 23 hingga 28 Maret 2026.

    Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, program tersebut diikuti oleh ribuan masyarakat dari berbagai daerah. Seluruh peserta dapat menikmati layanan transportasi tanpa dipungut biaya.

    “Total ada 38 bus dan 1.957 penumpang yang mengikuti program Balik Mudik Gratis,” kata Dir Lantas, Sabtu (28/3/2026).

    Kombes Raydian menjelaskan, program ini menyediakan 13 titik keberangkatan yang tersebar di sejumlah wilayah, baik di Jawa Barat maupun luar provinsi. Beberapa di antaranya meliputi Terminal Yogyakarta, Terminal Wonosobo, Terminal Kuningan, Terminal Garut, Terminal Tirtonadi, hingga Terminal Mangkang.

    Selain itu, terdapat pula titik keberangkatan di Terminal Tasikmalaya, Terminal Ciamis, Terminal Pangandaran, Terminal Banjar, Terminal Gombong, Terminal Kebumen, serta Terminal Madiun. Adapun tujuan akhir perjalanan meliputi Kota Bandung, DKI Jakarta, Bekasi, Bogor, Pakansari, dan Purwakarta.

    Dir Lantas Polda Jabar menuturkan, program ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat yang kembali ke kota tujuan setelah merayakan Lebaran di kampung halaman. Selain meringankan beban biaya perjalanan, program ini juga diharapkan meningkatkan keselamatan pemudik.

    “Program Balik Mudik Gratis ini merupakan wujud nyata kepedulian dan pelayanan Polri, khususnya jajaran Polda Jawa Barat, untuk membantu masyarakat yang telah merayakan Idul Fitri di kampung halaman kembali ke kota Bandung dan sekitarnya dengan aman, nyaman dan tanpa beban biaya,” ucapnya.

    Untuk memastikan kelancaran arus balik, Ditlantas Polda Jabar juga melakukan berbagai langkah antisipatif, salah satunya dengan berkoordinasi bersama pengelola Terminal Cicaheum, Kota Bandung. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengatur teknis penyambutan armada bus yang tiba membawa para pemudik.

    Selain itu, petugas juga disiagakan di sekitar terminal untuk melakukan pengamanan jalur serta pengaturan lalu lintas, khususnya di area pintu masuk dan keluar terminal.

    “Kami juga melaksanakan pengamanan jalur dan pengaturan lalu lintas di area pintu masuk dan keluar Terminal Cicaheum guna menjamin kelancaran penyambutan 2 unit bus angkutan balik mudik gratis,” katanya.

    Raydian menambahkan, pengamanan yang dilakukan merupakan bagian penting dalam menjaga situasi tetap kondusif selama arus balik Lebaran berlangsung. Kehadiran petugas di lapangan juga dimaksudkan untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di sekitar terminal.

    “Tujuan dilaksanakan Balik Mudik Gratis ini untuk mengurangi beban masyarakat dalam perjalanan balik, sekaligus sebagai ajang silahturahmi Polda Jabar dan Masyarakat,” bebernya.

    Lebih lanjut, ia menyebut program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga berdampak pada kelancaran lalu lintas secara umum. Dengan terorganisasinya arus balik melalui angkutan bersama, diharapkan dapat mengurangi volume kendaraan pribadi di jalan raya.

    Selama proses penyambutan peserta di Terminal Cicaheum, kondisi arus lalu lintas terpantau relatif lancar. Tidak ditemukan kemacetan berarti yang dapat mengganggu aktivitas operasional terminal.

    “Terjaganya stabilitas arus lalu lintas di sekitar area Terminal Cicaheum tanpa adanya kemacetan berarti dan terganggunya kegiatan operasional terminal akibat aktivitas penyambutan peserta balik mudik gratis, untuk mengurangi kepadatan dan mengurangi kecelakaan lalu lintas, juga memastikan pemudik selamat sampai tujuan,” tukasnya.

    Melalui program ini, Ditlantas Polda Jabar berharap arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman, serta mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalur utama maupun kawasan perkotaan.

  • Bhabinkamtibmas Bantarjati Laksanakan PAM Swakarsa, Sambangi Kantor Dinas Pendidikan Kota Bogor

    KOTA BOGOR – Dalam rangka kegiatan Pengamanan Swakarsa (PAM Swakarsa), Bhabinkamtibmas Kelurahan Bantarjati Polsek Bogor Utara Polresta Bogor Kota Polda Jabar, Bripka M. Risman Bahtiar melaksanakan sambang dan silaturahmi ke Kantor Dinas Pendidikan Kota Bogor.

    Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bogor yang beralamat di Jalan Pajajaran RT 03/05, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara. Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas bertemu dengan saudara Anggi selaku petugas keamanan (security) di lingkungan kantor tersebut.

    Melalui kegiatan sambang ini, Bhabinkamtibmas menyampaikan berbagai imbauan kamtibmas, di antaranya agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak pidana seperti pencurian, penipuan, serta kejahatan dengan modus ganjal ATM yang kerap terjadi di area perkantoran.

    Selain itu, petugas keamanan juga diimbau untuk rutin melakukan patroli di lingkungan kantor, memastikan sistem pengamanan berjalan optimal, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

    Kegiatan PAM Swakarsa ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun sinergitas dengan unsur pengamanan internal (security) guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

    Dengan adanya kegiatan sambang dan pembinaan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta peran aktif petugas keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas di lingkungan kerja masing-masing.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar.

  • Patroli QR Samapta Polsek Bogor Utara Intensifkan Kegiatan Rutin, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

    KOTA BOGOR – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Unit Samapta Polsek Bogor Utara Polresta Bogor Kota Polda Jabar melaksanakan patroli rutin melalui kegiatan Quick Response (QR), khususnya pada jam-jam rawan.

    Patroli tersebut difokuskan pada waktu malam hingga dini hari atau yang dikenal dengan “jam kecil”, dengan menyasar titik-titik yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas di wilayah Bogor Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai bentuk tindak kejahatan, termasuk aksi tawuran antar kelompok bermotor yang kerap meresahkan masyarakat.

    Kapolsek Bogor Utara KOMPOL Enjo Sutarjo, SH, MH menyampaikan bahwa patroli rutin ini merupakan langkah preventif guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

    “Anggota kami melaksanakan tugas rutin patroli pada jam kecil untuk mengantisipasi gangguan keamanan serta mencegah potensi tawuran antar kelompok bermotor, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya, Sabtu (28/03/2026).

    Selain melakukan patroli mobile, petugas juga melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan serta memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.

    Diharapkan dengan kehadiran personel Polri di lapangan, potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sedini mungkin, serta tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Bogor Utara.

    Polresta Bogor Kota akan terus meningkatkan kegiatan patroli rutin sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

  • Anggota Lantas Polsek Bogor Utara Intensifkan Pengaturan Arus Lalu Lintas di Titik Rawan Kepadatan

    KOTA BOGOR – Dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, jajaran Lalu Lintas Polsek Bogor Utara Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan pada Sabtu (28/03/2026).

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolresta Bogor Kota agar seluruh jajaran terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga kelancaran dan ketertiban arus lalu lintas di wilayah hukum masing-masing.

    Adapun lokasi pengaturan difokuskan pada beberapa titik strategis yang kerap mengalami kepadatan kendaraan, di antaranya Simpang Jalan Baru (9A), Simpang Warung Jambu (8A), serta Simpang Pomad. Di titik-titik tersebut, personel Lantas diterjunkan untuk mengatur arus kendaraan, membantu penyeberangan masyarakat, serta mengantisipasi potensi kemacetan.

    Kapolsek Bogor Utara KOMPOL Enjo Sutarjo, SH, MH melalui Panit Lantas Polsek Bogor Utara menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat, terutama pada jam-jam rawan kepadatan.

    “Pengaturan ini kami lakukan karena di lokasi tersebut sering terjadi peningkatan volume kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Dengan kehadiran petugas, diharapkan arus lalu lintas dapat tetap lancar dan tertib,” ujarnya.

    Selain melakukan pengaturan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta saling menghormati antar sesama pengguna jalan.

    Polresta Bogor Kota akan terus mengoptimalkan kegiatan pengaturan lalu lintas sebagai bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kota Bogor.

  • Respon Cepat KRYD, Bhabinkamtibmas Polsek Bogor Utara Cek TKP Curanmor di Kedung Halang

    KOTA BOGOR – Dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Bhabinkamtibmas Kelurahan Kedung Halang Polsek Bogor Utara Polresta Bogor Kota Polda Jabar, Aiptu Iskandar, bergerak cepat melaksanakan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda dua.

    Peristiwa tersebut terjadi pada hari Jumat, 27 Maret 2026 sekitar pukul 12.30 WIB, bertempat di Perumahan Graha Indah, Jalan Cendana 1 Blok BD No. 9, RT 06/04, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Adapun kendaraan yang dilaporkan hilang berupa sepeda motor jenis Honda Vario tahun 2024 berwarna hitam dengan nomor polisi F 2347 FJQ atas nama M. Syahroni.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Bhabinkamtibmas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP awal, menggali keterangan dari korban dan saksi di sekitar lokasi, serta melakukan langkah-langkah kepolisian guna mengungkap kejadian tersebut.

    Selain itu, korban juga diarahkan untuk segera membuat laporan polisi secara resmi di Polsek Bogor Utara guna proses penyelidikan lebih lanjut. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

    Polresta Bogor Kota mengimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam memarkir kendaraan, dengan menggunakan kunci ganda serta memilih tempat parkir yang aman guna mencegah terjadinya tindak kejahatan.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polresta Bogor Kota dalam menekan angka kriminalitas, khususnya kasus curanmor, serta memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.